Ki Lurah Bagong adalah nama salah satu tokoh panakawan dalam kisah pewayangan yang berkembang di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tokoh ini dikisahkan sebagai anak bungsu Semar. Dalam pewayangan Sunda juga terdapat tokoh panakawan yang identik dengan Bagong (dalam bahasa Sunda: bagong berarti babi hutan, celeng), yaitu Cepot atau Astrajingga, adalah anak tertua Semar, dan di versi wayang golek purwa- Sunda terkenal dengan sebutan Cepot atau Astrajingga , disebut juga Gurubug atau Kardun, sedang di Jawa Timur lebih dikenal dengan nama Jamblahita. Di daerah Banyumas, panakawan ini lebih terkenal dengan sebutan Bawor, Pada wayang Banjar – Kalimantan Selatan ia dipanggil Begung.
Wayang raksasa muda dipergunakan untuk lakon umum yang menampilkan adegan raksasa. Disebut raja raksasa muda karena raja tersebut belum bermahkota. Wayang ini digunakan dalam cerita dimana ada Raja Sabrangan Bagus bermusuhan dan berperang dan diakhiri dengan tewasnya raja seberang tersebut.
Wayang raksasa muda dipergunakan untuk lakon umum yang menampilkan adegan raksasa. Disebut raja raksasa muda karena raja tersebut belum bermahkota. Wayang ini digunakan dalam cerita dimana ada Raja Sabrangan Bagus bermusuhan dan berperang dan diakhiri dengan tewasnya raja seberang tersebut.
Masih banyak jenis-jenis wayang yang masih kita pelajari.......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar